PUNCAK HARI SANTRI NASIONAL 2017

23 Oktober 2017 / 00:34 WIB

Tumpah ruah ribuan Santri dan warga Nahdhiyin memenuhi Alun-alun Wonosari, Ahad (22/10) untuk mengikuti Apel Akbar dan Istighosah dalam rangka Hari Santri Nasional [HSN] 2017 yang diselenggarakan oleh PC Nahdhatul Ulama Gunungkidul dan dihadiri Pengurus Besar dan Wilayah NU, Forkompinda, Kepala Kemenag H. Aidi Johansyah,S.Ag.,MM beserta unsur Rapim, PD Muhammadiyah, Ulama dan Kyai pimpinan Pontren Gunungkidul.

Dalam sambutannya Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S.Sos mengatakan HSN yang telah ditetapkan dengan Kepres RI No. 22 Tahun 2015 merupakan penegasan bahwa radikalisme atas nama agama dan ideologi khilafah anti pancasila bukan madzab Santri nusantara. “Untuk itu saya memohon sinergitas Ulama, Kyai, dan Santri untuk bersama-sama membangun Gunungkidul yang maju, berdaya saing, mandiri dan sejahtera lahir-batin”, pintanya lebih lanjut.  

Sedangkan dalam tausiyah dan orasi kebangsaannya Rois Syuriyah PB Nahdhatul Ulama KH. Ahmad Said Asrori memaknai resolusi jihad sebagai perjuangan memerangi kebodohan dengan penguatan pendidikan di pesantren, memerangi kemiskinan diri sendiri, keluarga maupun masyarakat, dan memerangi siapapun apakah perorangan, golongan atau kelompok yang akan memecah belah keutuhan NKRI. Beliau juga mengajak dengan HSN momentum untuk mengukuhkan 4 pilar kebangsaan yaitu Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, dan UUD 1945|Min|

    Bagikan    


Copyright (c) 2013, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul Jl. Brigjen Katamso No. 13 Wonosari Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta 55813 Telphon : 0274-391313  
Web Development & Jasa SEO Indonesia by Jogjashop.com